Refleksi Harlah IPNU IPPNU

IPNU IPPNU adalah “The main place of regeneration”. Kalimat itu patut disematkan kepada IPNU IPPNU sebagai tulang punggung kaderisasi NU, sekaligus kaderisasi bangsa.

Betapa tidak! IPNU IPPNU sejak awal kelahirannya telah mengemban amanat luhur sebagai pengkaderan pelajar yang merupakan basis generasi muda NU. Pada saat bersamaan, secara ideasional diaspora potensi kader diharapkan mampu mewarnai dinamika NU dalam konteks keumatan dan menjadi penentu sejarah bangsa dalam konteks kebangsaan.

Inilah posisi penting IPNU IPPNU ditengah fluktuasi problematika keumatan dan kebangsaan sejak dulu, sekarang bahkan hingga di masa yang akan datang. Sebab kehadiran IPNU IPPNU dilandasi oleh kebutuhan hadirnya kader pemimpin umat dan pemimpin bangsa yang mempunyai kemapanan sikap mental, kearifan perilaku, kecerdasan spiritual, kekayaan khazanah keilmuan dan inovasi tinggi. Kader IPNU IPPNU adalah para inisiator unggul yang mampu mengkreasi tawaran-tawaran solutif atas problem pendidikan, problem stagnasi kaderisasi maupun dilema sosial kebangsaan yang ada selama ini dan akan datang.

Harlah IPNU IPPNU : Jambore Hijau



Sedikitnya 150 pelajar dan santri se-Paciran berkumpul di Bumi Perkemahan Kemantren (14-15/2). Mereka melaksanakan Jambore Hijau Corp Brigade Pembangunan (CBP) & Korp Pelajar Putri (KPP) DKAC Paciran.

Kegiatan ini termasuk rangkaian Harlah Ikatan Pelajar Nahdaltul Ulama (IPNU) ke-59 dan Ikatan Pelajar Putri Nahdaltul Ulama (IPPNU) ke-58 Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Paciran, Disamping kegiatan Diklat MC serta kegiatan puncak yaitu Istighosah dan Tasyakuran Harlah IPNU IPPNU.

"Mari kita jadikan kegiatan Jambore ini sebagai wadah strategi bagi para santri dan pelajar, untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kemandirian serta meyiapkan diri menjadi calon pemimpin masa depan, yang memiliki jiwa dan karakter kuat, cerdas dan berdaya saing serta relegius", ujar Ahmad Miftahuddin, Ketua PAC IPNU Paciran.
 
Dalam Jambore Hijau CBP KPP ini, pelajar dan santri memperlombakan berbagai kejuaraan serta dibekali beberapa materi dan latihan-latihan tertentu. Tampil sebagai juara umum Jambore Hijau CBP adalah PR. IPNU Drajat, Sedangkan PK. IPPNU MA. Mazro'atul Ulum sebagai Juara Umum Jambore Hijau KPP.



Dialog Interaktif Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kecamatan Paciran memiliki cara yang berbeda untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Ahad (24/1). Generasi muda ini mengadakan dialog interaktif untuk meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW dalam kepemimpinan.

Acara yang dilaksanakan di aula MWC. NU Paciran ini diikuti oleh para pengurus Pimpinan Anak Cabang dan PR/PK IPNU-IPPNU se-Kecamatan Paciran. Untuk memberikan motivasi kepada para peserta, pihak panitia menghadirkan, KH. Abd. Ghoni Manan sebagai pembicara.

Ketua IPPNU, Ani Rohmawati, mengatakan, peringatan maulid Nabi merupakan salah satu wujud kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Dengan memperingati hari lahir Rasulullah SAW kita dapat mengambil banyak ilmu bermanfaat yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk diteladani dalam kehidupan. “Maulid Nabi juga bisa kita jadikan sebagai upaya untuk mewarisi dan melestarikan ajaran yang telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW,” ucap Ani.

Ahmad Miftahuddin menambahkan, dengan adanya acara itu diharapkan para kader IPNU-IPPNU Kecamatan Paciran bisa mendapatkan pengalaman tentang Kepemimpinan. Sehingga tidak saja menjadi kader yang kritis tetapi juga kader yang kreatif, inovatif dan punya semangat etika menjadi seorang pemimpin”.

Dalam kesempatan itu, secara garis besar, KH. Abd Ghoni Manan, memaparkan "Kepemimpinan Rasulullah SAW yang secara garis besar memiliki sifat Siddiq atau jujur dan adil, Tabligh atau menyampaikan kebenaran, Amanah atau terpercaya dan transparan serta Fathanah atau cerdas, arif dan bijaksana yang perlu terus kita tiru".

Pentas Baca Puisi PAC IPNU IPPNU Paciran


PAC. IPNU IPPNU Paciran mengadakan Diklat Puisi bagi Pelajar Se-Paciran (24/12). Acara tersebut bertujuan memberikan wawasan kepada Pelajar tentang cara membaca puisi dan sebagai pembekalan lomba baca puisi dalam Porseni 2013. Dari tujuan itu materi yang disampaikan mengerucut tentang membaca puisi dan deklamasi.

Dengan mengusung tema "Meningkatkan potensi pelajar menuju gerakan dakwa pelajar kreatif", Ahmad Miftahuddin, Ketua PAC IPNU Paciran menuturkan “Kami menginginkan adanya media dakwah kreatif dan alternatif. Kami ingin konsep pembelajaran yang menyentuh kalangan pelajar dan santri di lingkungan pelajar paciran ini".

Adapun pemateri adalah Bpk. H. Nur Rozuki, S.Pd. yang merupakan seorang penulis, penyair, dramawan, serta pengamat social budaya dan politik. darinyalah sedikitnya 60 peserta diklat memahami sekilas tentang identitas puisi, bekal bagi  pembaca  puisi,  dan  teknik  vokal  serta  olah  tubuh  bagi  pembaca  puisi.  Yang mana semua itu bagian-bagian penting yang harus dimengerti dan dapat dilakukan bagi pembaca puisi atau deklamator.

IPNU IPPNU Paciran Kembangkan Jiwa Kewirausahaan

Jum'at (30/11) lalu PAC IPNU IPPNU Paciran menggelar diklat kewirausahaan yang dikuti sekitar 60 peserta perwakilan dari PR/PK IPNU IPPNU Se-Anak Cabang Paciran. Diklat Kewirausahaan ini mengambil tema "Tingkatkan Produktiftas dalam Negeri Melalui Kreatifitas Pelajar Untuk Indonesia yang Mandiri". Bertempat di Auditorium MI. Tarbiyatul Athfal Drajat Paciran.

Acara pembukaan dilaksanakan pukul 08:00 WIB. Diawali dengan tilawah AlQuran, Shalawat Nabi, Mars, kemudian sambutan dari ketua panitia dan dilanjutkan dengan Ketua IPNU yang sekaligus membuka acara diklat ini. Setelah itu para peserta berkesempatan menyimak paparan dari salah satu Guru Besar Ponpes Sunan Drajat, Bpk. Msbuudi,SE.. Cukup banyak yang bisa diserap dari paparan beliau mengenai materi kewirausahaan, hingga tak terasa waktu sudah menjelang Shalat Jum'at.

Setelah istirahat, sholat dan makan, Sesi kedua menghadirkan Bpk. Aminuddin, S.Pd. dengan tema: "Manajemen Bisnis yang Efektif".

Sesi terakhir adalah Teknik dan Praktek Menyablon yang langsung disampaikan ahlinya Bpk. Masykur Amin, S.Pd.I. yang merupakan Pimpinan dari CV. Persada Jaya Sunan Drajat.

Menjelang sore hari acara ditutup secara resmi, setelah sebelumnya mendengarkan kesan-pesan peserta dan rencana follow up kegiatan ini. Secara umum peserta terlihat antusias mengikuiti sesi demi sesi, bahkan ada yang menginginkan agar segera di follow up gagasan-gagasan yang telah disampaikan. Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat banyak di hari esok.